Tampilkan postingan dengan label Galih Ginanjar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galih Ginanjar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juli 2019

Tersandung Kasus 'Bau Ikan Asin' Rey Utami dan Pablo Benua Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sumber: google.com
Setelah melewati beberapa tahapan dalam pemeriksaan, Galih Ginanjar akhirnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dari kasus video asusila soal bau ikan asin.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

"Sudah ditetapkan tersangka," ujar Argo melalui WhatsApp, Kamis (11/7).

Sebelumnya, Galih sudah sempat menjalani beberapa pemeriksaan di Polda Metro Jaya selama 13 jam.

Sementara itu, kuasa hukumnya, Farhat Abbas mengatakan kalau Rey Utami dan Pablo Benua juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya diperiksa mengenai video Galih Ginanjar di akun Rey Utami dan Pablo Benua yang menyebutkan sebuah konten asusila atau pornografi, salah satunya permasalahan bau ikan asin.

"Iya, status naik tersangka, tinggal prosesnya saja 1x24 jam. Belum penahanan, ditunggu pemeriksaaan dulu," jelas Farhat.



Sumber: akurat.co

Galih Ginanjar Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus 'Bau Ikan Asin'

Sumber: google.com
Polisi sudah menaikkan status Galih Ginanjar dari seorang saksi terlapor kini menjadi seorang tersangka atas laporan mantan istrinya, Fairuz dalam kasus pencemaran nama baik.

Seperti diketahui Galih Ginanjar dilaporkan Fairuz ke pihak berwajib karena sudah menghinanya terang-terangan dengan menyebut organ intim 'Bau Ikan Asin' melalui YouTube Rey Utami-Pablo Benua dalam sesi wawancara.

Hal itu diutarakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada AKURAT.CO, Kamis (11/7).

"Sudah ditetapkan tersangka," singkat Kombes Pol Argo.

Atas kasus tersebut, Galih Ginanjar kini tengah ditahan polisi pada Kamis (11/7) pada pukul 03.00 WIB.

"Ditangkap," lanjut Argo.

Sekedar info, bukan hanya melaporkan GalihGinanjar saja, tapi Fairuz juga sudah melaporkan Pablo Benua dan Rey Utami sebagai pihak yang menyebarkan hasil wawancara tersebut pun dinilai bermuatan pornografi.




Sumber: akurat.co