Tampilkan postingan dengan label Manfaat Cokelat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manfaat Cokelat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2019

Makan Cokelat Biar Seks Makin Seru!

Sumber: Google
Tahukah anda bahwa cokelat dapat meningkatkan kualitas seksual? Ya, itu benar.

Cokelat yang diasosiasikan sebagai lambang cinta ini tak hanya menandakan bentuk luapan di hari kasih sayang, tapi dapat meningkatkan libido dan kesehatan seksual.

Ini tentu bukan cokelat manis yang sering kalian cicipi. Tetapi dark chocolate atau cokelat hitam.

Cokelat jenis ini memiliki kadar gula yang rendah dan memiliki khasiat untuk merangsang fungsi seksual, sama besarnya pada pria atau wanita.

Cokelat yang diketahui memiliki kandungan L-arginin dan asam amino ini juga sangat dipercaya memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan jantung.

Mengapa cokelat bisa dikaitkan dengan kesehatan seksual?

Karena  makanan yang sering dinikmati pada saat santai ini dapat memompa aliran darah dengan sangat efektif ke organ seksual.

Apalagi, cokelat memiliki kandungan phenylethylamine yang juga disebut 'suplemen cinta'.

Saat ini juga sudah ditemukan bahwa cokelat mampu meningkatkan dopamin yang bisa menimbulkan rasa senang. Ini yang menjadikan saat mengonsumsi cokelat, suasana hati dan perasaan Anda akan lebih tenang.

The Sun merilis hasil penelitian dari Imperial College London, Inggris, bahwa cokelat hitam  mengandung senyawa theobromine yang merangsang saraf pusat dan membuat orang akan lebih sensitif terhadap stimulasi seksual yang sangat kecil sekalipun.

Ini menjadi bukti bahwa pada saat cokelat meleleh ketika sedang dilumat di dalam mulut, kamu akan merasa lebih senang dan lebih bisa menikmati suasana tersebut. Ini tandanya coklat bisa merangsang otak.


Sumber: akurat.co

Ingin Langsing? Makan Cokelat Saja!

Sumber: Google

Apakah kamu pernah berpikir bahwa cemilan sehat bisa menjadi senjata yang manjur untuk menurunkan berat badan?

Karena sebuah penelitian baru-baru ini sudah menunjukkan bahwa dengan menukarkan cokelat dengan buah ketika sedang ngidam makanan manis akan menghasilkan kalori yang lebih sedikit.

Hasil dari penelitian yang dipublikasikan oleh American Psychological Association. Dengan hasil ini, tentu kebiasaan mengurangi makanan manis yang biasa dapat dilakukan para pediet untuk menjadi kurus bisa tergantikan.

Semua itu karena kebiasaan bahwa orang yang memilih makanan manis atau cemilan memiliki kecenderungan memilih makanan utama yang lebih sehat dan memakan-makanan rendah kalori secara keseluruhan.

Ini menjadi sebuah fakta yang sangat mengejutkan bahwa kamu yang terbiasa memilih puding atau cokelat sebagai makanan pengganti buah memiliki jumlah kalori 30% lebih sedikit.

"Kami yakin bahwa orang yang terlebih dahulu memilih makanan penutup untuk dimakan di awal,  akan menebusnya dengan makanan yang lebih sehat untuk mengakali kalori tinggi pada makanan pembuka," kata Martin Reimanm, peneliti University of Arizona sebagaimana dilansir AkuratTren dari Body+Soul.

Ini menandakan bahwa jika kamu sedang berdiet untuk mengurangi berat badan, sesekali tidak apa-apa jika mau makan cokelat.


Sumber: akurat.co