Tampilkan postingan dengan label Cokelat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cokelat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2019

Ternyata Cokelat Sangat Rentan Untuk Memicu Jerawat

Sumber: Google
Dalam ilmu diet yang kita ketahui bahwa makanan yang kaya akan karbohidrat dan gula cukup buruk untuk kulit sensitif yang akan membuatnya sangat rentan berjerawat.

Makanan seperti ini akan meningkatkan produksi insulin dan hormon androgen yang mendorong lebih banyak produksi sebum.

Sebum  dihasilkan oleh kelenjar sebaceous yang adalah zat berminyak yang bisa melembabkan kulit.

Namun jika sebum  yang diproduksi terlalu banyak dan berasosiasi dengan sel kulit mati yang sudah terperangkap dalam pori-pori, ini akan menyebabkan komedo dan jerawat.

Orang yang gemar mengonsumsi cokelat akan menganggap bahwa cokelat adalah pemicu satu-satunya jerawat, karena sangat kaya dengan gula.

"Padahal, cokelat hanya mengandung sejumlah kecil karamel atau es krim. Maka bisa jadi pemicu jerawat adalah junk food," terang  dr Patricia Farris, dermatologis dari American Academy of Dermatology, sebagaimana dilansir AkuratTren dari CNN.

Mereka telah meneliti 25 orang yang separuh diantaranya diberi cokelat dan sebagiannya diberi jelly. Dan ditemukan bahwa mereka yang memakan cokelat mengalami timbulnya jerawat yang lebih signifikan ketimbang yang memilih jelly.

"Tapi sebenarnya, masih ada banyak kemungkinan lain sebagai pemicunya selain cokelat," katanya.

Penelitian ini sendiri pun menjelaskan bahwa setiap orang yang memiliki jerawat berasal dari pemicunya tersendiri, bisa juga karena terlalu sering mengonsumsi cokelat, junk food, atau makanan lain yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Tapi satu yang pasti adalah, cokelat dipastikan sangat signifikan memicu jerawat. Maka disarankan, jika Anda merasa jerawat cukup mengganggu, maka berhentilah mengonsumsi cokelat sejak sekarang.


Sumber: akurat.co

Ingin Langsing? Makan Cokelat Saja!

Sumber: Google

Apakah kamu pernah berpikir bahwa cemilan sehat bisa menjadi senjata yang manjur untuk menurunkan berat badan?

Karena sebuah penelitian baru-baru ini sudah menunjukkan bahwa dengan menukarkan cokelat dengan buah ketika sedang ngidam makanan manis akan menghasilkan kalori yang lebih sedikit.

Hasil dari penelitian yang dipublikasikan oleh American Psychological Association. Dengan hasil ini, tentu kebiasaan mengurangi makanan manis yang biasa dapat dilakukan para pediet untuk menjadi kurus bisa tergantikan.

Semua itu karena kebiasaan bahwa orang yang memilih makanan manis atau cemilan memiliki kecenderungan memilih makanan utama yang lebih sehat dan memakan-makanan rendah kalori secara keseluruhan.

Ini menjadi sebuah fakta yang sangat mengejutkan bahwa kamu yang terbiasa memilih puding atau cokelat sebagai makanan pengganti buah memiliki jumlah kalori 30% lebih sedikit.

"Kami yakin bahwa orang yang terlebih dahulu memilih makanan penutup untuk dimakan di awal,  akan menebusnya dengan makanan yang lebih sehat untuk mengakali kalori tinggi pada makanan pembuka," kata Martin Reimanm, peneliti University of Arizona sebagaimana dilansir AkuratTren dari Body+Soul.

Ini menandakan bahwa jika kamu sedang berdiet untuk mengurangi berat badan, sesekali tidak apa-apa jika mau makan cokelat.


Sumber: akurat.co